Skip to main content

Pengertian Konflik Sosial

Pengertian konflik sosial

Konflik sosial merupakan pertentangan yang terjadi dalam masyarakat, ada beberapa pengertian tentang konflik sosial diantaranya adalah :

1. Menurut kamus besar Bahasa indonesia konflik didefinisikan sebagai percekcokan, perselisihan atau pertentangan.

2. Menurut Soerjono soekarno konflik sebagai proses sosial yang ditandai adanya gejala-gejala ketidakpastian, keragu-raguan atau kebencian.
3. Menurut lewis A.coser, konflik adalah sebuah perjuangan mengenai nilai atau tuntunan status, kekuasan dengan maksud menetralkan, mencederai atau melenyapkan lawan.
4. Menurut Gilian konflik sebagai bagian dari proses interaksi sosial manusia, yang saling berlawanan atau adanya perbedaan-perbedaan.

Faktor-faktor Penyebab konflik sosial :

1. Perbedaan kepentingan dan pandangan hidup 
Perbedaan kepentingan dan pandangan hidup dapat memicu terjadinya konflik dalam masyarakat misalkan perbedaan pandangan mengenai sesuatu hal seperti pandangan seseorang mengenai agama yang pada individunya mempertahankan dan membenarkan agamanya sehingga tidak mau menerima keberadaan agama lain dan hal ini dapat memicu terjadinya konflik sosial.

2. Perbedaan nilai dan norma sosial
Perbedaan nilai dan norma sosial dapat memicu terjadinya konflik dalam masyarakat misalkan adanya nilai-nilai, aturan yang dibuat dan ditetapkan dalam lingkungan masyarakat dan aturan dan nilai itu tidak dapat dikuiti dan diterima oleh masyarakat lain karena adanya perbedaan nilai dan norma sosial.

3. Perbedaan nilai-nilai kebudayaan
Perbedaan nilai-nilai kebudayaan juga dapat menjadi pemicu konflik sosial karena didalam suatu lingkungan masyarakat terdapat berbagai macam kebudayaan dan jika dalam masyarakat tersebut ada yang tidak menerima nilai-nilai kebudayaan dari orang lain maka hal tersebut dapat menimbulkan konflik. misalnya budaya suku A yang cara bicaranya agak kasar bertemu dengan Suku B yang budayanya dan cara bicaranya lembut, cara bicara dari suku A yang kasar ini dapat memicu konflik jika suku B tidak bisa menerima budaya dari suku A tersebut.

4. Perbedaan status dan peran sosial
Perbedaan status dan peran sosial juga dapat menimbulkan konflik dalam masyarakat misalkan perbedaan status antara bos perusahaan dan karyawan persahaan, yang dengan sengaja bos perusahaan bertindak tidak adil kepada karyawannya salah satu karyawan dianak emaskan sedangkan yang lain dianak tirikan sehingga dapat menimbulkan konflik sosial.

5. Pengaruh perubahan unsur-unsur sosial
Pengaruh perubahan unsur-unsur sosial dapat menimbulkan konflik dalam masyarakat karena ada masyarakat yang tidak bisa menerima perubahan-perubahan yang sudah ditetapkan misalnya berubahnya kurikulum pelajaran dari yang lama ke yang baru dan hal ini dapat memicu konflik sosial karena belum tentu ada guru-guru yang mau menerima perubahan tersebut.

Jenis-jenis Konflik (pertentangan)

1. Pertentangan atau konflik sosial
2. Pertentangan atau konflik rasional 
3. Pertentangan atau konflik antara kelas-kelas sosial 
4. Pertentangan atau konflik politik
5. Pertentangan atau konflik agama.

Semoga bermanfaat wassalam.....


Comments

Popular posts from this blog

Pengertian Maqamat, Ahwal dan Manazil

Pengertian Maqamat Secara etimologis, maqamat merupakan jamak dari maqam yang berarti kedudukan, tempat, tingkatan (station), atau kedudukan dan tahapan menuju kepada Tuhan.  Maqam memiliki arti dasar “tempat berdiri”, dalam arti terminologi sufistik berarti tempat atau martabat seorang hamba pada saat ia berdiri menghadap kepada-Nya. Maka maqamat memiliki arti kedudukan seorang hamba di hadapan Allah Swt, yang diperoleh melalui latihan-latihan (riyadhah), amalan-amalan, dan lainnya yang tidak putus-putusnya dengan Allah Swt. Secara teknis maqamat bisa disebut juga sebagai aktivitas atau usaha seorang hamba untuk meningkatkan kualitas spiritual dan kedudukannya di hadapan Allah Swt dengan amalan-amalan tertentu. Maqamat menurut ahli 1. Menurut al-Qusyairi Maqamat adalah hasil usaha manusia dengan kerja keras serta keluhuran budi pekerti yang dapat membawanya kepada usaha dan tuntunan dari segala kewajiban. 2. Menurut al-Thusi Maqamat merupakan kedudukan hamba di hadapan Allah yang ...

Tafsir Al-Qur'an Abad ke 8

     Ada 3 tafsir yaitu Tafsir Syi`ah ( Nahjul Bayan, Tafsir al-Muhith al-Adhom ) Tafsir Sunni ( Tafsir Ibnu Katsir) berikut adalah kelebihan dan kekurangannya :      1. Kelebihan Tafsir Nahjul Bayan     1. Menggunakan metode penafsiran bil ma’sur. Riwayat-riwayat yang digunakan adalah riwayat-riwayat dari Ahlul Bait dan beberapa riwayat sahabat.    2. Menggunakan metode tahlili, yakni penafsiran dengan kata perkata dengan penafsiran secara sederhana (singkat)      3. Kelebihan yang lainnya juga tafsir ini memiliki corak sufi dan tartibi.           Kekurangan Tafsir Nahjul Bayan      1. Riwayat-riwayat banyak dari kalangan Ahlul Bayt dan Sahabat. Tapi tidak menyebutkan sanadnya dengan lengkap.       2. Penjelasan dari ayatnya terdapat unsur israiliyat.      2. Kelebihan Tafsir al-Muhith al-Adhom.        1. Metode tafsir ini adalah...

Pemgertian Manthuq

  A.     Pengertian Manthuq a.       Definsi Manthuq Secara etimologi manthuq berasal dari bhasa arab ( نطق -   ينطق ) yang artinya berbicara, ( منطوق isim maf’ul) berarti yang dibicarakan atau yang diucapkan. Dalam bahasa yang lebih mudah dipahami bahwa Manthuq merupakan apa yang ditunjukkan oleh lafadz pada saat penyampaian. Maksudnya definisi ini, Manthuq adalah makna tersurat yang dipahami seseoang dari sebuah ucapan. Konklusi dari pendefinisian Manthuq dan Mafhum dapat dipahami dari kata kunci diantara keduanya. Manthuq adalah petunjuk makna yang bersifat tekstual yaitu petunjuk yang telah jelas pada seluruh atau sebagian artinya berdasarkan tuturan lafadz itu sendiri.   Mantuq merupakan suatu makna yang ditujukkan oleh lafadz menurut ucapannya yakitu penunjukkan makna berdasarkan materi huruf-huruf yang diucapkan. Sedangkan mafhum adalah pemahaman terhadap makna yang tidak terdapat dalam suatu lafadz. Ole...