Skip to main content

Pengertian Masyarakat Multikultural

Pengertian Masyarakat Multikultural


Secara etimologi masyarakat berarti berkawan atau ikut serta, menurut kuncaraningrat masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut sistem dan adat istiadat tertentu yang sifatnya kontinu dan terikat oleh rasa identitas bersama.

Sifat-sifat masyarakat Multikultural :
1. Terjadi argumentasi dalam bentuk-bentuk kelompok sub kebudayaan yang berbeda satu dengan yang lainnya.

2. Struktur sosial yang terbagi-bagi ke dalam lembaga-lembaga yang sifatnya nonkomplomenter atau tidak saling mengisi dan melengkapi.

3. Kurang mengembangkan konsesus diantara para anggota-anggotanya
Konsesus yaitu kesepakatan mengenai pendapat, pendirian yang dicapai melalui kebulatan suara.

4. Relatif sering mengalami konflik diantara kelompok
Relatif yaitu tidak mutlak sesuai pandangan pertama

5. Relatif integrasi sosial tumbuh di atas paksaan
Integrasi sosial yaitu suatu proses penyatuan antara dua unsuratau lebih yang mengakibatkan terciptanya suatu keinginan yang berjalan dengan baik dan benar

6. Dominasi politik oleh suatu kelompok atas kelompok yang lainnya.
Masyarakat indonesia termasuk majemuk ada beberap faktor pendorong sehingga dikatakan majemuk yaitu :
1. Keadaan geografis indonesia
2. Pengaruh kebudayaan
3. Iklim yang berbeda

Kelompok sosial dalam masyarakat multikultural

Dalam masyarakat multikultural terdapat brmacam-macam kelomopok sosial yaitu :
1. Perkumpulan sosial adalah perkumpulan yang sengaja dibentuk oleh masyarakat sebagai tempat melaksanakan aktivitas dengan tujuan bersama.
2. Komunitas artinya sebuah kelompok sosial dari beberapa organisme yang berbagi lingkungan, umunya memiliki keterikatan dan habitat yang sama.
3. Golongan sosial adalah suatu kesatuan manusia ditandai oleh ciri-ciri tertentu dan memiliki ikatan identitas sosial.
4. Kategori sosial adalah kesatuan manusia yang terbentuk karena mempunyai ciri-ciri, biasanya dikenakan oleh pihak luar dengan maksud tertentu.
5. Masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan.

Masyarakat pedesaan adalah masyarakat yang tinggal atau berada didaerah pedesaan.
Ciri-cirinya yaitu :
a. Kebudayaan tergantung pada alam
b. Saling mengenal
c. Gotong royong
d. Memiliki sedikit perbedaan
e. Penghayatan religinya lebih kuat.

Masyaraat perkotaan adalah masyarakat yang berada didaerah perkotaan.
Ciri-cirinya yaitu :
1. Spesialisasi pembagian kerja jelas
2. Organisasi lebih berdasarkan pada pekerjaan dan kelas sosial
c. Lembaga pemerintahan lebih berdasarkan teritorium bukan kekeluargaan
d. Perdagangan dan pertukangan
e. Mempunyai sarana komunikasi.
6. Masyarakat tradisional dan masyarakat modern

Masyarakat tradisional adalah masyarakat yang pada kehidupannya masih dikuasai oleh adat istiadat lama.

Masyarakat Modern adalah masyarakat yang sebagian besar warganya mempunyai nilai orientasi dan nilai budaya yang terarah kedalam dnia peradaban masa kini.

Semoga bermanfaat wassalam....

Comments

Popular posts from this blog

Pengertian Maqamat, Ahwal dan Manazil

Pengertian Maqamat Secara etimologis, maqamat merupakan jamak dari maqam yang berarti kedudukan, tempat, tingkatan (station), atau kedudukan dan tahapan menuju kepada Tuhan.  Maqam memiliki arti dasar “tempat berdiri”, dalam arti terminologi sufistik berarti tempat atau martabat seorang hamba pada saat ia berdiri menghadap kepada-Nya. Maka maqamat memiliki arti kedudukan seorang hamba di hadapan Allah Swt, yang diperoleh melalui latihan-latihan (riyadhah), amalan-amalan, dan lainnya yang tidak putus-putusnya dengan Allah Swt. Secara teknis maqamat bisa disebut juga sebagai aktivitas atau usaha seorang hamba untuk meningkatkan kualitas spiritual dan kedudukannya di hadapan Allah Swt dengan amalan-amalan tertentu. Maqamat menurut ahli 1. Menurut al-Qusyairi Maqamat adalah hasil usaha manusia dengan kerja keras serta keluhuran budi pekerti yang dapat membawanya kepada usaha dan tuntunan dari segala kewajiban. 2. Menurut al-Thusi Maqamat merupakan kedudukan hamba di hadapan Allah yang ...

Tafsir Ibnu Arabi Ta’wilat al-Kasyani Abdurrazaq Al-Kasyani

  Tafsir Ibnu Arabi Ta’wilat al-Kasyani Abdurrazaq Al-Kasyani             Ibnu Arabi merupakan seorang filsuf dan salah satu sufi terbesar dalam dunia Islam,. ia lahir di Mursia Spanyol. Kelahirannya beretpatan dengan era mulukut thawaif (pecahnya kerajaan menjadi kerajaan-kerajaan kecil), konflik, dan penyerangan kelompok reconquista (kelompok penakluk Kristen). Ia memulai pendidikan awalnya di Libanon, kemudian pindah da menetap di Sevilla, selama di sana Ibnu Arabi melakukan banyak rihlah ilmiah ke berbagai daerah seperti Tunisia, Aljazair, Makka, dan Mesir. Ia bertemu dengan banyak guru. Pergumulannya dengan banyak pemikir mengantarkan Ibnu Arabi memiliki ketajaman intelektualitas yang tinggi. Hingga di akhir perjalanan intelktual dan spritualitasnya, ia menempuh jalan menjadi seorang sufi.             Penafsiran Ibnu Arabi menuai banyak kontroversi di kalangan pa...

Pemgertian Manthuq

  A.     Pengertian Manthuq a.       Definsi Manthuq Secara etimologi manthuq berasal dari bhasa arab ( نطق -   ينطق ) yang artinya berbicara, ( منطوق isim maf’ul) berarti yang dibicarakan atau yang diucapkan. Dalam bahasa yang lebih mudah dipahami bahwa Manthuq merupakan apa yang ditunjukkan oleh lafadz pada saat penyampaian. Maksudnya definisi ini, Manthuq adalah makna tersurat yang dipahami seseoang dari sebuah ucapan. Konklusi dari pendefinisian Manthuq dan Mafhum dapat dipahami dari kata kunci diantara keduanya. Manthuq adalah petunjuk makna yang bersifat tekstual yaitu petunjuk yang telah jelas pada seluruh atau sebagian artinya berdasarkan tuturan lafadz itu sendiri.   Mantuq merupakan suatu makna yang ditujukkan oleh lafadz menurut ucapannya yakitu penunjukkan makna berdasarkan materi huruf-huruf yang diucapkan. Sedangkan mafhum adalah pemahaman terhadap makna yang tidak terdapat dalam suatu lafadz. Ole...