Skip to main content

Persiapan Sebelum Menggambar Teknik

Persiapan Sebelum Menggambar Teknik


Fungsi gambar teknik adalah suatu alat komunikasi atau bahasa teknik untuk menyampaikan gagasan ide-ide yang kita miliki.

Untuk mencapai tujuan menggambar yang baik yang memenuhi standar, kita perlu mempersiapkan alat-alat gambar yang baik dan ditunjang dengan keterampilan menggunakan alat-alat gambar, alat-alat yang biasa digunakan dalam menggambar teknik antara lain:

1. Kertas gambar
2. Pensil dan rapido
3. Jangka dan perlengkapannya
4. Macam-macam mistar
5. Macam-macam mal
6. Meja gambar
7. Penghapus

Cara Menentukan Ukura Kertas Gambar

Kertas gambar mempunyai ukuran panjang dan lebar, sebagai ukuran pokok dari kertas gambar diambil ukuran A nol (0) dan panjang 1189 mm dan lebarnya 841 mm. Untuk mendapatkan ukuran kertas gambar lainnya tinggal membagi dua yaitu :
- A1 di dapat dari A0 dibagi dua
- A2 di dapat dari A1 dibagi dua
- A3 di dapat dari A2 dibagi dua
- A4 di dapat dari A3 dibagi dua

Berikt tabel ukuran kertas gambar

Ukuran
Ukuran (mm)
Sisi
Kiri (mm)
Sisi
Kanan (mm)
Lebar
Panjang
A0
A1
A2
A3
A4
84
594
420
297
210
1189
841
594
420
297
20
20
20
20
20
10
10
10
10
5

Jenis-Jenis Pensil Dan Penggunaannya
Pensil yang dipakai untuk menggambar yaitu pensil biasa, pensil yang dapat di isi kembali, dan pensil mekanik. Pensil ini juga mempunyai tingkat kekerasan tertentu mulai dari yang lunak sampai keras, tingkat kekerasan pensil dapat dilihat pada tabel berikut ini

Lunak
Sedang
Keras
2B
3B
4B
5B
6B
7B
B
HB
F
H
2H
3H
4H
5H
6H
7H
8H
9H

KET: - Angka didepan huruf H menunjukan tingkat kekerasan (semakin besar angkanya semakin keras)
- Angka di depan huruf  menunjukan kelunakan (semakin lunak, angka semakin besar).

Comments

Popular posts from this blog

Tafsir Al-Qur'an Abad ke 8

     Ada 3 tafsir yaitu Tafsir Syi`ah ( Nahjul Bayan, Tafsir al-Muhith al-Adhom ) Tafsir Sunni ( Tafsir Ibnu Katsir) berikut adalah kelebihan dan kekurangannya :      1. Kelebihan Tafsir Nahjul Bayan     1. Menggunakan metode penafsiran bil ma’sur. Riwayat-riwayat yang digunakan adalah riwayat-riwayat dari Ahlul Bait dan beberapa riwayat sahabat.    2. Menggunakan metode tahlili, yakni penafsiran dengan kata perkata dengan penafsiran secara sederhana (singkat)      3. Kelebihan yang lainnya juga tafsir ini memiliki corak sufi dan tartibi.           Kekurangan Tafsir Nahjul Bayan      1. Riwayat-riwayat banyak dari kalangan Ahlul Bayt dan Sahabat. Tapi tidak menyebutkan sanadnya dengan lengkap.       2. Penjelasan dari ayatnya terdapat unsur israiliyat.      2. Kelebihan Tafsir al-Muhith al-Adhom.        1. Metode tafsir ini adalah...

Tafsir Ibnu Arabi Ta’wilat al-Kasyani Abdurrazaq Al-Kasyani

  Tafsir Ibnu Arabi Ta’wilat al-Kasyani Abdurrazaq Al-Kasyani             Ibnu Arabi merupakan seorang filsuf dan salah satu sufi terbesar dalam dunia Islam,. ia lahir di Mursia Spanyol. Kelahirannya beretpatan dengan era mulukut thawaif (pecahnya kerajaan menjadi kerajaan-kerajaan kecil), konflik, dan penyerangan kelompok reconquista (kelompok penakluk Kristen). Ia memulai pendidikan awalnya di Libanon, kemudian pindah da menetap di Sevilla, selama di sana Ibnu Arabi melakukan banyak rihlah ilmiah ke berbagai daerah seperti Tunisia, Aljazair, Makka, dan Mesir. Ia bertemu dengan banyak guru. Pergumulannya dengan banyak pemikir mengantarkan Ibnu Arabi memiliki ketajaman intelektualitas yang tinggi. Hingga di akhir perjalanan intelktual dan spritualitasnya, ia menempuh jalan menjadi seorang sufi.             Penafsiran Ibnu Arabi menuai banyak kontroversi di kalangan pa...

Pengertian Maqamat, Ahwal dan Manazil

Pengertian Maqamat Secara etimologis, maqamat merupakan jamak dari maqam yang berarti kedudukan, tempat, tingkatan (station), atau kedudukan dan tahapan menuju kepada Tuhan.  Maqam memiliki arti dasar “tempat berdiri”, dalam arti terminologi sufistik berarti tempat atau martabat seorang hamba pada saat ia berdiri menghadap kepada-Nya. Maka maqamat memiliki arti kedudukan seorang hamba di hadapan Allah Swt, yang diperoleh melalui latihan-latihan (riyadhah), amalan-amalan, dan lainnya yang tidak putus-putusnya dengan Allah Swt. Secara teknis maqamat bisa disebut juga sebagai aktivitas atau usaha seorang hamba untuk meningkatkan kualitas spiritual dan kedudukannya di hadapan Allah Swt dengan amalan-amalan tertentu. Maqamat menurut ahli 1. Menurut al-Qusyairi Maqamat adalah hasil usaha manusia dengan kerja keras serta keluhuran budi pekerti yang dapat membawanya kepada usaha dan tuntunan dari segala kewajiban. 2. Menurut al-Thusi Maqamat merupakan kedudukan hamba di hadapan Allah yang ...